Ini Cara Aman Buat Password di Dunia Maya

Ayunda W Savitri - Okezone
Sabtu, 2 Maret 2013 10:30 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Newsok)
NEW YORK –  Ancaman keamanan di dunia maya bukan lagi menjadi hal baru. Banyak di antara kita menggunakanpassword akunemail atau media sosial lainnya dari berbagai hal yang mudah diingat.
Bahkan, tak jarang passwordyang sama digunakan untuk beberapa akun di internet. Jika ya, sebaiknya berhati-hati, karena kemungkinan Anda menjadi incaran hacker.

Untuk menjaga keamanan informasi dan identitas di dunia maya, berikut beberapa cara membuatpassword yang aman dan jauh dari jangkauan penjahat cyber, seperti dilansir dari Newsok, Sabtu (2/3/2013):

1. Buat password yang panjang
Umumnya beberapa situs merekomendasikan password minimum terdiri dari delapan karakter, tetapi jika memungkinkan sebaiknya password terdiri dari 14 hingga 25 karakter.

2.Gunakan kombinasi huruf dan angka
Kombinasi angka dan huruf dalam satu password merupakan salah satu cara terbaik. Kombinasi itu juga bisa disiasati dengan menggunakan huruf besar dan kecil yang dilengkapi dengan berbagai simbol seperti tanda ser. Contohnya, “PaSsWoRD!43” lebih aman dibandingkan “password43”.

3. Hindari penggunaan kata-kata umum
Meskipun sudah menggunakan kombinasi simbol atau angka pada password, tapi beberapa program dapat meretas password melalui database kata-kata umum yang sudah tersimpan.

Untuk mensiasatinya, Anda dapat menyelipkan angka-angka diantara huruf. Seperti misalnya, “pas123swor456d”. Atau cara lainnya yakni dengan membuat singkatan dari suatu kalimat seperti, “kybkls” singkatan dari “kucingku yang bernama kitty lucu sekali”.

4. Mengganti huruf dengan angka atau  sebaliknya
Misalkan menggunakan angka 0 sebagai pengganti huruf O, atau mengganti huruf S dengan simbol mata uang Dollar.

5. Hindari kata yang mudah ditebak
Jangan menggunakan password dengan nama atau angka yang sifatnya personal, seperti nama pasangan atau anak, tempat lahir, dan tanggal ulang tahun.

Sebaliknya, kata atau angka yang mudha ditebak tersebut bisa diganti dengan angka kode pos atau berbagai informasi lain yang tidka mudah ditebak.

6. Gunakan password yang berbeda untuk semua akun
Hal ini untuk menghindari orang lain yang bisa dengan mudah mengakses akun-akun pengguna, terutama jika mereka mengetahui bahwa password yang sama juga digunakan untuk berbagai akun lainnya.

Jika takut lupa, maka bisa saja membalikkan password antara akun satu dengan akun lainnya. Contohnya, pada akun A, password Anda “paSswoRd123” kemudian untuk akun lainnya diubah menjadi “12paSswRd3”.


10 Inovator Muda yang Mengundang Decak Kagum

Ayunda W Savitri - Okezone
Senin, 4 Maret 2013 16:34 wib
detail berita
salah satu inovator muda yang gegerkan dunia (foto: mashable)
YANG muda yang berkarya. Kalimat itu sepertinya tepat ditujukan kepada anak-anak usia muda, namun mampu mengundang decak kagum dunia dengan berbagai karya dan prestasi yang dihadirkan.

Mengapa dikatakan tergolong muda, karena memang para technocrats ini usianya tidak lebih dari 15 tahuh. Dilansir mashable, Senin, (4/3/2013) berikut adalah 10 inovator muda dari usia tujuh sampai dengan 15 tahun, mulai dari game sampai aplikasi anti intimidasi, yang mereka ciptakan, dan berhasil membuat mata dunia terperangah dibuatnya.

1. Nick D’Aloisio

Di usianya yang baru 15 tahun, Nick D’Aloisio menciptakan TRIMIT yaitu sebuah aplikasi iOS yang dapat meringkas konten web agar lebih singkat untuk digunakan di berbagai media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Tumblr.

Fast Company menarik D’Aloisio selama satu bulan untuk mengembangkan penelitian mengenai aplikasi alogaritma. Biasanya jenis penelitian yang memakan jutaan dolar ini dilakukan untuk program Magister (S2) dan Doktoral (S3).

2. Thomas SuarezThomas Suerez, ilmuwan berusia 12 tahun ini mengaku, saat ini banyak anak-anak yang tidak hanya senang bermain game, tetapi mereka juga senang menciptakan gam untuk mereka sendiri.

Itulah, yang selama ini kerap dilakukan Suerez. Bukan hanya itu, ia juga mendirikan perusahaannya sendiri, Carrot Corp dan sudah menciptakan beberapa aplikasi iOS. Salah satu diantaranya adalah Earth Fortune, yang hanya menampilkan warna yang berbeda dari planet berdasarkan keberuntungan pemain.

Aplikasi ciptaannya yang paling sukses yaitu game yang menampilkan artis Justin Bieber di pertandingan Whac-a-Mole. Berkat kreativitasnya, ia memenangkan Tribeca Disruptive Innovation Award pada 2012 lalu.

3. Aaron Sonson, Satwant Singh, dan Gregory PaczkowskiKetiga remaja ini menciptakan aplikasi “Stop & Go” yaitu aplikasi yang memungkinkan remaja untuk menceritakan pengalamannya yang pernah ditilang oleh polisi, menemukan informasi yang diperlukan tentang hak-hak merekam dan memungkinkan pengguna untuk memetakan pencarian yang mereka butuhkan.

Ide aplikasi ini berawal dari masing-masing remaja asal London ini yang pernah ditilang berkali-kali dan digeledah polisi. Mereka mengatakan di situsnya bahwa mereka menciptakan “Stop & Go” dengan harapan membawa transparansi dan keadilan dalam prosedur tersebut.

4. Steven Gonzalez Jr.Ketika berusia 12 tahun Steven Gonzalez Jr. didiagnosis terkena penyakit Leukimia Myelogenous akut, yaitu salah satu penyakit kanker yang jarang mematikan. Dokter mengatakan bahwa ia hanya memiliki kesempatan hidup sebesar 2 persen. Tetapi, ia bisa mematahkan diagnosa dokter dan selamat, meskipun sistem kekebalan tubuhnya saat itu lemah. Sehingga memaksanya masuk ke dalam ruang isolasi selama 100 hari.

Setelah Gonzalez sembuh, ia ingin membantu pasien kanker lain seusianya, sehingga ia menciptakan game “Play Against Cancer”. Dalam game tersebut, pemain menghancurkan sel kanker yang digambarkan dengan hantu berwarna hijau. Selain itu, ia juga mengembangkan “The Survivor Games”, yaitu jaringan sosial dan komunitas online pasien kanker remaja.

5. Team 2 (Res-Q)Aplikasi “Stop & Go” bukan hanya menjadi ide inovatif, tetapi juga menginspirasi Tim 2-the-Res-Q yang terdiri dari empat gadis remaja berusia 14 tahun. Mereka mengembangan “CyberMentors” yaitu aplikasi anti kekerasan yang berfokus kepada anak-anak muda untuk membangun harga diri dan meningkatkan keselamatan mereka yang menjadi korban kekerasan.

CyberMentors mencakup fitur pesan pribadi yang memungkinkan pengguna dapat berbicara dengan CyberMentor langsung mengenai pengalaman tentang kekerasan yang dialaminya.

Tim ini bekerja sama dengan Fuerte International yang merupakan sebuah lembaga produksi ponsel berbasis di London, untuk dapat mengembangkan aplikasi ini. CyberMentors tersedia di Google Play dan platform berbasis web sosial.

6. Daniel ChaoTahun lalu, saat Daniel Chao duduk di kelas lima SD dan berusia 10 tahun, ia menemukan aplikasi yang dapat mencatat berapa banyak bacaan yang sudah dilakukan dalam satu bulan terakhir.

Oleh karena itu aplikasinya dinamakan iRead Monthly yang memungkinkan siswa dengan meng-klik tanggal tertentu dan masukkan berapa menit yang ia gunakan untuk membaca hari itu. Pada akhir bulan, siswa dapat mengirimkan laporan tersebut melalui e-mail ke guru mereka.

Chao mengemukakan kepada CBS Denver bahwa ia bangga dan senang aplikasinya tersebut diterima oleh Apple meskipun usiany masih sangat muda.

7. Zora BallDi usianya yang baru tujuh tahun, Zora Ball termasuk orang termuda untuk mengembangkan aplikasi mobile game. Saat itu ia ikut berpartisipasi sebagai salah satu peserta bahasa pemrograman di University of Pennsylvania's FATE Bootstrap Expo pada Desember 2012 untuk kategori usia 12 sampai 16 tahun.

Menurut Tribune Philadelphia, programmer kelas pertama akan mampu mengkonfigurasi ulang aplikasi yang telah dibuatnya dan Zora berhasil sehingga membuktikan bahwa ia melakukan semua pekerjaan itu sendiri.

8. Lim Ding WenPada 2009, ketika programmer asal Singapura berusia Sembilan tahun, Lim Ding Wen membuat aplikasi lukisan virtual untuk dinikmati oleh adik-adiknya. Aplikasi ini dinamakan Doodle Kids dan telah mendapat persetujuan dari Apple. Doodle Kids menggunakan gerakan sederhana yaitu meniru gambar yang sudah ada.

Lim yang sudah fasih dalam enam bahasa pemrograman telah menyelesaikan puluhan proyek. Pada Agustus 2012, ia mengerjakan dua proyek baru, termasuk pertandingan 3D pertamanya.

9. Zach MarksKetika Zach Marks masih berusia 11 tahun, meminta didaftarkan Facebook dengan menggunakan umur orangtuanya. Karena Facebook memiliki batasan usia minimal 13 tahun. Setelah orangtuanya memarahinya, ia pun memutuskan untuk menciptakan jejaring sosial sendiri yang aman bagi anak seusianya disebut Grom Social.

Pada Desember 2012, USA Today melaporkan, situs Marks tersebut dilihat oleh 2000 pengunjung dengan sekitar 6000 halaman tampilan setiap harinya. Ini cukup mengesankan, mengingat Groom Social awalnya hanya dikenal dari mulut ke mulut saja.

Groom Social memiliki fitur yang berbeda, seperti “Gaming”, “Entertainment”, dan “Health & Fitness” serta memiliki forum yang berisikan anti terhadap kekerasan, penyalah gunaan obat-obatan, dan rokok.

10. Santiago GonzalezDi usianya yang saat itu baru 14 tahun, Santiago Gonzalez sudah menciptakan 15 aplikasi iOS yang menarik, termasuk game edukatif. Puzzle Slide Super, misalnya, yang memungkinkan pengguna mengatur ulang potongan foto pilihannya yang tercecer.

Selain itu, memungkinkan pengguna dapat bermain dengan teman dengan menggunakan “built-in voice chat”. Ada juga Space - Solar System, yang memungkinkan pengguna belajar lebih banyak lagi tentang tata surya.

Kejeniusan Gonzalez tidak hanya pada aplikasi yang ia ciptakan itu saja, tetapi juga pada bidang akademik. Di usianya yang baru menginjak 16 tahun ia sudah lulus kuliah. Bahkan ketika usia 17 tahun, ia mendapat gelar Master dalam ilmu komputer. Mengagumkan. 


Nvidia Luncurkan Tegra 4i yang Terintegrasi LTE

Riyandi Andesma - Okezone
Rabu, 20 Februari 2013 19:03 wib
detail berita
(foto: wp)
CALIFORNIA - Disaat dunia terfokus pada peluncuran ponsel pintar HTC One yang sudah terintegrasi dengan Long Term Evolution (LTE), perusahaan asal Amerika Serikat, NVIDIA, tak mau kalah dengan meluncurkan prosesor terbarunya bernama Tegra 4i.

Nvidia mengklaim prosesor terbarunya merupakan yang paling efisien, dengan kinerja core CPU tertinggi di pasar, serta akan memberikan daya komputasi luar biasa. Tegra 4i juga dibekali dengan kemampuan ponsel kelas dunia, serta dipadu dengan daya tahan baterai yang lama. Prosesor Tegra 4i 2.3GHz CPU terbaru, dirancang bersama oleh Nvidia dan ARM, prosesor ini memliki fitur terbaru dan inti paling hemat daya, R4 Cortex-A9 CPU, ditambah inti penyimpanan baterai kelima, serta Nvidia i500 modem LTE.

"ARM dan NVIDIA bekerja sama untuk lebih mengoptimalkan prosesor Cortex-A9 guna mendorong kinerja dan efisiensi di berbagai bidang seperti streaming dan respon," ungkap Tom Cronk, Wakil Presiden Eksekutif dan General Manager, Divisi Prosesor di ARM.

Nvidia mengklaim bahwa pengguna smartphone dapat melihat prosesor Tegra 4i yang berjalan dalan sebuah ponsel pintar diperkirakan pada November hingga Desember 2013. Perusahaan asal Amerika Serikat ini masih belum mengkonfirmasi mengenai siapakah mitra peluncurannya, namun, perusahaan tersebut mengungkapkan akan segera menginformasikannya jika waktu peluncuran sudah dekat.

"Ini merupakan sebuah contoh dari kolaborasi dan inovasi yang memungkinkan ARM berbasis teknologi solusi untuk menjadi market driver melalui berbagai generasi solusi SoC," tambah Cronk.

Dikutip dari, Knowyourmobile, Rabu (20/2/2013), akan menjadi menarik untuk melihat bagaimana Nvidia Tegra 4i jika dibandingkan dengan Qualcomm Snapgdragon 600 yang baru saja diluncurkan. Digunakan oleh HTC One, benchmark awal perangkat menunjukkan bahwa Snapdragon 600 memiliki kuadran cukup tinggi pada 12.000+


Setiap Tahun Bumi Dihujani 1.000 Meteor

Ahmad Luthfi - Okezone
Selasa, 5 Maret 2013 05:01 wib
detail berita
Ilustrasi (Foto: Popsci)
BRUSSELS - Pemburu meteorit asal Belgia telah menemukan meteorit besar di wilayah Antartika dengan berat 18 kilogram. Peneliti dari Universite Libre de Bruxelles mengatakan, setiap tahun 1.000 meteorit bisa ditemukan dengan berat kurang dari 100 gram.

Dilansir Theregister,  Senin (4/3/2013), pencarian meteorit di benua beku ini telah dilakukan sejak 1988. Ahli geologi Vinciane Debaille dari Universite Libre de Bruxelles mencari meteorit yang tersebar di wilayah Nansen Ice Field.

Perburuan meteorit di Nansen Ice Field ini terletak 140 kilometer dari Princess Elisabeth Antarctica. "Kami berjarak 20 hingga 50 meter antara masing-masing peserta (pemburu meteor). Ini tergantung dari visibilitas dan potensi bahaya di lapangan, seperti zona jurang," jelas Vinciane.

Ia menjelaskan, ketika seseorang dari kelompok kami berhasil menemukan meteorit, maka ia akan memberitahu melalui radio. Para pemburu meteorit juga mengandalkan posisi GPS dan kamera untuk memotret meteorit.

Pada 28 Januari 2013, pemburu meteorit yang menggunakan kendaraan salju (skidoos) dan bergerak dalam formasi bentuk V ini menemukan 425 meteorit sebesar 75 kilogram. "Per tahun, sekira 1.000 meteorit dengan berat kurang dari 100 gram ditemukan, dan sekira 100 meteorit dengan berat kurang dari 1 kilogram," terangnya.

Batu luar angkasa yang berhasil ditemukan dengan berat 18 kilogram ini adalah yang terbesar. Batu tersebut merupakan jenis yang dikenal sebagai "chondrite", yang merupakan jenis meteorit paling umum dan menarik untuk diteliti oleh ilmuwan.


Z10 Ubah Masa Depan BlackBerry

Dibaca: 21674
 Komentar : 37
Reza Wahyudi/KompasTekno

CEO BlackBerry, Thorsten Heins.


KOMPAS.com - CEO BlackBerry Thorsten Heins beberapa waktu lalu mengklaim bahwa perangkat BlackBerry Z10 laku keras di Inggris dan Kanada. Kini, orang nomor satu di perusahaan asal Kanada itu kembali mengatakan bahwa sukses Z10 telah mempengaruhi keputusan mengenai arah rencana masa depan BlackBerry.

Heins tak merinci apa persisnya rencana masa depan yang dimaksud atau ke mana arahnya, tapi sejumlah laporan yang muncul belakangan ini menyebutkan bahwa perusahaan tersebut memiliki sejumlah opsi "penyelamatan" apabila BlackBerry 10 ternyata gagal.

Opsi penyelamatan tersebut termasuk penjualan seluruh perusahaanlisensi software, atau menjual divisi hardware BlackBerry. Sebelumnya, pendiri Apple Steve Wozniak juga pernah memprediksi bahwa BlackBerry pada akhirnya akan memakai sistem operasi Android di atas hardware buatan sendiri.

Beberapa analis meragukan klaim Heins soal sukses BlackBerry Z10 di Inggris dan Kanada. BlackBerry disinyalir hanya memberikan Z10 dalam jumlah sedikit ke pengecer agar cepat habis terjual dan bisa menggembar-gemborkan soal itu.

Heins sendiri mengatakan bahwa pihaknya kini meningkatkan kapasitas produksi BlackBerry Z10 karena merasa mendapat sambutan positif. "Kami memperhatikan angka penjualan setiap hari, dan sejauh ini hasilnya melebihi harapan ambisius perusahaan," ujar Heins pada surat kabar berbahasa Jerman Frankfurter Allgemeine seperti dikutip oleh Phone Arena.

Heins enggan menjelaskan lebih lanjut soal angka kapasitas produksi yang ditingkatkan itu, tapi dia menambahan bahwa banyak pembeli Z10 datang dari kalangan pengguna Android dan iPhone.

Bos BlackBerry kelahiran Jerman ini juga mengaku optimis toko aplikasi BlackBerry World bisa mengoleksi paling tidak 100.000 buah aplikasi saat perangkat BlackBerry Z10 diluncurkan di Amerika Serikat pertengahan Maret mendatang.

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / Free Readings

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger